Saya mengalami bab yang keras sekali pada saat hamil, sampai suatu saat mengalami sakit yang luar biasa. Setelah melahirkan walaupun bab saya sudah tidak keras, tetap saja saya merasakan sakit. Awalny... detail
Joko Haryanto
Terima kasih berkat pengobatan dari pak Gunawan, keluhan wasir saya sudah berkurang dan sembuh. Mohon di kirimkan photo ke email berikut sebagaimana pembicaran terdahulu. Terima kasih atas bantuan pen... detail
Brian Manope - Bitung Barat
Sebelum berobat ke Pak Gunawan, saya sudah menderita anus fistula selama 4 tahun lebih, setiap kali kumat sakit sekali, sampai saya tidak dapat bekerja. Setelah saya disuruh Bos saya untuk berobat k... detail
Ginjal
memiliki berbagai fungsi penting dalam tubuh. Termasuk penyaringan sampah dari
produk-produk darah sewaktu sirkulasi melalui capillaries di dalam ginjal,
mengatur tekanan darah, tetap menjaga tingkat electrolytes (misalnya, kalsium,
fosfor, sodium, potassium, dan chloride), dan kontribusi terhadap produksi sel
darah merah.
Dimana ginjal terletak ?
Ginjal
terletak di salah satu sisi tubuh di bawah diafragma di dekat bagian bawah punggung.
Setiap ginjal dihubungkan ke kandung kemih di panggul oleh ureters (tabung
panjang seperti struktur) yang memgeluarkan air seni dari ginjal ke kandung
kemih. Urine disimpan dalam kandung kemih dikeluarkan dari badan melalui urethra.
Gambar StrukturGinjal dan Kandung
Kemih
Apakah
Infeksi Ginjal itu ?
Komponen
utama dari sistem saluran kencing adalah ginjal, ureters, kandung kemih, dan urethra. Bagian dari sistem saluran kencing dapat
menjadi terinfeksi dan ini biasanya disebut sebagai urinary tract infection
(UTI).
Lower
urinary tract infection melibatkan urethra,
pada kandung kemih, dan pada pria, yaitu kelenjar prostat.
Upper
urinary tract infection merujuk ke infeksi pada ginjal.
Infeksi
ginjal juga dikenal sebagai pyelonephritis.
Apa penyebab infeksi ginjal?
Air seni,
mirip cairan lainnya didalam tubuh, biasanya steril tanpa infeksi bakteri
signifikan. Oleh karena itu, kehadiran bakteri dalam air seni dianggap abnormal
dan dapat menyebabkan urinary tract infection. Biasanya, bakteri memperoleh
akses ke sistem saluran kencing dari luar melalui urethra (drainase di tabung
untuk air seni dari kandung kemih). Bakteri mungkin akan naik kedalam sistem saluran
kencing dan menyebabkan infeksi ginjal. Kidney infection (UTI atas) biasanya
lebih parah dari UTI bawah karena bakteri dapat menulari aliran darah
(bacteremia) dari ginjal.
Bakteri dapat
menjelajahi melalui dubur atau vagina ke urethra untuk dapat masuk kedalam
system saluran kencing. Bakteri lainnya dapat masuk melalui kulit. Wanita lebih
rentan terhadap infeksi urinary tract disebabkan pendek panjang urethra.
Faktor-faktor
resiko apakah untuk ginjal dan urinary tract infection?
Ada banyak
faktor yang dapat meningkatkan peluang untuk infeksi ginjal dan urinary tract.
Sexual intercourse (perempuan) dapat
meningkatkan resiko urinary tract infection karena kemungkinan berlakunya
bakteri sekitar urethra ke dalam sistem saluran kencing (kondisi terkadang
disebut sebagai "honeymoon cystitis").
Kehamilan juga dapat
meningkatkan insiden UTI dan infeksi ginjal pada perempuan, pada kenyataannya,
2% hingga 8% dari perempuan hamil mungkin menderita infeksi saluran kencing
selama kehamilan mereka. Hal ini mungkin terjadi karena lambatnya transit urine
di dalam ureters selama kehamilan akibat dari tekanan yang diterapkan oleh
kandungan.
Urinary
catheters (Foley catheters) juga meningkatkan resiko pengembangan infeksi saluran
kencing dan ginjal. Catheters ini digunakan dalam situasi di mana seorang
individu tidak dapat kencing karena lumpuh, sakit parah, terbaring di tempat tidur,
kencing tidak lancar (ketidakmampuan untuk menahan air seni mereka), atau disfungsi
kandung kemih. Urinary catheters hanya menyediakan kendaraan fisik untuk bakteri
dari luar yang akan dihantarkan langsung ke dalam kandung kemih dan sistem
saluran kencing.
Batu
ginjal
dan kelainan struktural lainnya dari sistem saluran kencing juga dapat
menyebabkan infeksi ginjal. Kerusakan pengeluaran dan hambatan urin dapat
menyebabkan bakteri naik ke ginjal tanpa tercuci melalui air seni. Segala halangan terhadap aliran air seni
dapat menjadi fokus infeksi yang dapat menyebar ke bagian lain dari saluran
urin.
Pada
anak-anak, faktor-faktor resiko untuk infeksi ginjal termasuk jenis kelamin perempuan,
laki-laki yang tidak sunat, kelainan struktural dari saluran urin, dan ras
kulit putih (empat kali lebih beresiko dari suku Afrika Amerika).
16 user sedang online
Anda pengunjung ke-1,526,173