Saya mengalami bab yang keras sekali pada saat hamil, sampai suatu saat mengalami sakit yang luar biasa. Setelah melahirkan walaupun bab saya sudah tidak keras, tetap saja saya merasakan sakit. Awalny... detail
Joko Haryanto
Terima kasih berkat pengobatan dari pak Gunawan, keluhan wasir saya sudah berkurang dan sembuh. Mohon di kirimkan photo ke email berikut sebagaimana pembicaran terdahulu. Terima kasih atas bantuan pen... detail
Brian Manope - Bitung Barat
Sebelum berobat ke Pak Gunawan, saya sudah menderita anus fistula selama 4 tahun lebih, setiap kali kumat sakit sekali, sampai saya tidak dapat bekerja. Setelah saya disuruh Bos saya untuk berobat k... detail
Artikel Lainnya » Inulin dan Oligofruktosa: Apakah itu ?
Urut berdasarkan
Inulin dan Oligofruktosa: Apakah itu ?
Inulin dan oligofruktosa merupakan komponen yang terdapat di makanan
alamiah dalam jumlah persentasi yang bervariasi. Inulin ataupun
oligofruktosa ini saat ini diketahui terdapat dalam lebih dari
36.000 spesies tumbuhan. Diperkirakan zat ini dikonsumsi oleh warga
Amerika 1–4 gram perharinya, sedangkan untuk warga Eropa rata-rata mengkonsumsi
sebesar 3–10 gram/ hari. Dan banyak terkandung dalam tanaman ataupun sayuran
termasuk diantaranya gandum, pisang dan bawang putih. Inuin ataupun
oligofruktosa yang dijual secara komersial biasanya atau sebagian besar
disintesis dari sukrosa ataupun ekstrak dari tanaman Cichorium intybus.
Tanaman diperkirakan mengandung inulin sebesar 15%-20%, dan
mengandung oligofruktosa sebesar 5% - 10%.
Inulin dan oligofruktosa ini difromulasikan dalam nutrisi-nutrisi untuk
kesehatan saluran cerna, hal ini dikarenakan kedua zat tersebut mempunyai
manfaat:
a. Manfaat fungsional
Baik inulin maupun oligofruktosa digunakan di seluruh dunia
sebagai serat tambahan pada produk makanan. Inulin mempunyai rantai
lebih panjang, sehingga tidak mudah larut seperti halnya oligofruktosa.
Tidak seperti serat y ang lain, inulin dan oligofruktosa ini
jika dicampurkan dengan komponen makanan lain tidak memberikan perubahan rasa,
dan viskositas atau kekentalan.
b. Manfaat nutrisional
Nilai
kalori
Inulin dan oligofruktosa sudah banyak digunakan di dunia sebagai
pengganti lemak, atau gula ataupun menurunkan kalori di dalam
makanan, misalnya pada es krim. Inulin dan oligofruktosa mempunyai
kandungan kalori yang rendah dibandingkan dengan karbohidrat yang
tipikal, hal ini dikarenakan adanya ikatan β (1-2) dari molekul fruktosa.
Dan zat ini tidak dimetabolisme pada saat melewati rongga mulut, lambung, usus
halus, dan selanjutnya masuk di dalam usus besar untuk difermantasi
semuanya oleh mikroflora kolon dan akan menghasilkan asam lemak rantai pendek
dan laktat yang akan menghasilkan energi. 1 gram inulin ataupun oligofruktosa
akan menghasilkan kalori sebesar 1,5 kkal. Sedangkan hasil fermentasi
lainnya adalah gas dan biomasa. Dikarenakan tidak dimetabolisme maka tepat
digunakan untuk pasien-pasien diabetes melitus. Dari studi yang ada,
inulin ataupun oligofruktosa ini tidak mempengaruhi glukosa serum, tidak
merangsang sekresi insulin maupun glukagon.
Diet
fiber/ serat
Hal lain yang penting dari inulin ataupun oligofruktosa ini adalah
manfaatnya sebagai diet serat. Sesuai dengan definisi makanan
berserat adalah komponen makanan yang resisten terhdap proses hidrolisis oleh
saluran pencernaan. Inulin dan oligofruktosa memenuhi definisi ini, sehingga
secara fisiologis mempunyai manfaat diantaranya terhadap fungsi saluran cerna,
memperbaiki parameter lemak darah. Manfaat terhadap fungsi saluran cerna
dari inulin atau oligofruktosa ini dengan meningkatkan frekuensi buang air
besar (khususnya pada pasien yang mengalami konstipasi), meningkatkan
volume feses, menurunkan pH feses dsb.
Efek
stimulasi Bifidobacterium.
Seperti diketahui, saluran cerna merupakan suatu kompleks ekosistem
yang mengandung lebih dari 400 spesies bakteri. Dari sekian banyak bateri
tersebut, terdapat bakteri yang bersifat baik atau sering disebut dengan
probiotik. Diantaranya probiotik yang ada di dalam saluran cerna adalah Bifidobacterium,
yang dengan suplementasi inulin ataupun oligofruktosa akan meningkatkan
aktivitas proliferasi Bifidobacterium. Efek bifidogenik inulin ataupun
oligofruktosa ini saat ini sudah diakui. Bifidobacterium sendiri merupakan
probiotik yang mempunyai manfaat menghambatan pertumbuhan bakteri yang
merugikan, merangsang komponen sistem imun, menghasilkan produk fermentasi yang
bermanfat, dsb.
Selain untuk menurunkan lemak dan kalori, efek fiber, efek stimulasi
Bifidobacterium, dari beberapa studi inulin dan oligofruktosa diperkirakan juga
mempunyai manfaat dalam hal absorpsi ion kalsium, dan mencegah terjadinya
karsinoma kolon.
Sebagai kesimpulan, inulin dan oligofruktosa merupakan preparat yang digunakan
di seluruh dunia yang digunakan sebagai makanan fungsional. Inulin dan
oligofruktosa ini dikelompokkan sebagai prebiotik, sedangkan Bifidobacterium
merupakan salah satu dari probiotik . Jika prebiotik dan probiotik
dikombinasikan maka menjadi sinbiotik.
TMB - Kalbe
19 user sedang online
Anda pengunjung ke-1,525,838